Jumat, 27 April 2012

Manajemen Pengetahuan (Knowledge Management)

catatan kuliah semester VI. pembahasannya tentang Knowledge Management langsung saja kita baca.!!!
Knowledge adalah pemahaman terhadap sesuatu melalui proses atau pengalaman atau apresiasi hasil pembelajaran.
Manajemen adalah
The American Productivity and Quality Centre mendefinisikan Knowledge management sebagai strategi dan proses pengidentifikasian, menangkap dan membangkitkan pengetahuan untuk meningkatkan daya saing.
Data  adalah sebuah representasi fakta yang tidak terorganisasi dan tidak di proses.
Informasi adalah  data yang telah di olah/ di proses, sehingga dapat membuat kemudahan untuk penganbilan keputusan.
Knowledge adalah turunan dari informasi. Knowledge adalah pemahaman manusia terhadap sesuatu yang telah didapatkan melalui proses pembelajaran dan pengalamannya. Knowledge bukanlah informasi, namun knowledge didapatkan dari penurunan informasi seperti halnya informasi didapatkan dari penurunan data.
Jenis knowledge :
  1.  Deep Knowledge , Knowledge yang didapatkan berdasarkan pengalaman bertahun-tahun.
  2. Shallow Knowledge, knowledge yang didasarkan kepada pemahaman minimal terhadap area permasalahan.
  3. Knowledge sebagai Know-How, Akumulasi hasil pembelajaran secara praktis.
  4. Reasoning and Heuristics, Beberapa cara manusia mendapatkan pengetahuannya berdasarkan reason (alasan) seperti di bawah ini : 
  • Reasoning by analogy, model ini mengindikasikan bahwa pengetahuan yang didapat berdasarkan pada keterkaitan antara satu konsep dengan konsep yang lain. 
  • Formal reasoning, model ini mengindikasikan bahwa pengetahuan yang didapat berdasarkan alasan deduktif dan induktif. 
Jika sebuah organisasi akan menggunakan Knowledge Management dalam kesehariannya, maka ada beberapa tantangan yang akan dihadapi. Tantangan tersebut antara lain :
  1. Kultur, perubahan kultur organisasi akan mengakibatkan perubahan sikap dan tingkah laku orang-orang di dalam organisasi tersebut atau sebaliknya.
  2. Evaluasi Knowledge.  Memberikan penilaian terhadap sebuah informasi yang dianggap bernilai sehingga dapat dikatakan sebagai knowledge yang diperlukan.
  3. Pemrosesan Knowledge. Melibatkan teknik pengidentifikasian untuk mendapatkan, menyimpan dan memproses dan mendistribusikan informasi.
  4. Implementasi Knowledge. Organisasi seharusnya berkomitmen untuk selalu terbuka terhadap perubahan, pembelajaran dan penemuan hal yang baru. 

Pada tahun 1995, Nonaka mengemukakan bahwa tacit dan explicit knowledge adalah dua macam knowledge utama manusia. Kunci dari penciptaan knowledge berada pada mobilisasi dan perubahannya dengan menggunakan teknologi.
  • Komunikasi Tacit ke Tacit (Sosialisasi) Keterlibatan dalam sebuah diskusi dengan orang lain secara perorangan atau diskusi secara kelompok.
  • Komunikasi Tacit ke Explicit (Eksternalisasi) Aktualisasi dir melalui dialog (brainstroming)
  • Komunikasi Explicit ke Explicit (Komunikasi) Transformasi tahap ini adalah yang terbaik jika didukung dengan teknologi. Knowledge explicit dapat dengan mudah diambil dan kemudian didistribusikan kepada orang lain.
  • Komunikasi Explicit ke Tacit (internalisasi) Implikasi dari explicit ke tacit adalah pengambilan knowledge explicit dan penarikan kesimpulan ide baru atau mengambil aksi yang membangun. Salah satu tujuan yang signifikan dari pembangunan knowledge management adalah untuk menciptakan teknologi yang dapat menolong pengguna untuk menurunkan tacit knowledge menjadi explicit knowledge.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar